Cape De…
Banjir terjadi lagi. Apa benar hal ini adalah rutinitas 5 tahun sekali..? Banjir kali ini lebih parah dari 5 tahun lalu. Jadwal kumpul skripsi dan yudisium jadi mundur nih… Kemungkinan besar senin, 12 Feb 2007, kumpul skripsi (hardcover). Masih belom tau kapan tanggal yudisiumnya.
Selain itu, banjir kali ini memang bener2 terasa di wilayah rumah gua, Kelapa Gading. Air masuk di dalam rumah kira2 diatas dengkul gua. Air yang tercemar dan padamnya listrik membuat banyak warga kelapa gading mengungsi (termasuk keluarga gua). Sabtu, 3 Feb 2007, gua ngungsi ke ruma sodara di Sunter. Kamis, 8 Feb 2007, permukaan air di Kelpa Gading dah di bawah permukaan jalanan, dan listrik pun uda nyala. Gua sekeluarga pulang kembali ke ruma.
Sesuatu yang merepotkan baru dimulai. Beres - beres dan bersih - bersih. Situasi rumah seperti kawasan off-road, dimana tanah terlihat sangat tebal. Aroma ruma gua pun menjadi "harum". Kerja keras banting tulang sekeluarga masih dilakukan sampai sekarang (10 Feb 2007). Dua mobil gua tenggelam, masuk ampe jok, benar - benar merepotkan.
Jum’at, 9 Feb 2007 subuh, Kelapa Gading disiram hujan lagi. Permukaan air naik lagi sampai garasi dalam di rumah gua. Terpaksa barang - barang yang tadinya uda diturunin kembali dinaikin lagi. Cape de… Beruntung hari ini (10 Feb 2007) cuaca panas. Hari ini kedua mobil diservis, dicuci, en ditune-up. Salah satu mobil dibawa ke bengkel AC. Tidak bawa uang yang cukup, dengan celana pendek diatas dengkul - baju kaos berkerah renda2 - sobek bolong2, gua en bokap terpaksa ke mall gading ambil uang di ATM (mana gua lom mandi lagi…). Cape de…
Wah, kalo Kelapa Gading terus dibangun gedung2 seperti akhir2 ini, 5 tahun lagi banjirnya seperti apa yah?