Hong Kong

October 5th, 2008 by gubragh

1. Jarang sekali orang yang berjerawat. Bagaimana bisa???? 

2. Tidak ada barang yang special yang dapat dibeli. Mungkin krn gua gak terlalu suka fashion. Lainnya bisa dibeli di mangga 2, ga jau beda. 

3. Disneyland nya tidak seperti yang diharapkan. Kecil, permainan yang menantang cuma 1 (yang roller coaster itu) doank. Dunia fantasi cuman kurang dirawat saja. Kalau dufan dirawat dengan rapih, dufan menang mutlak… 

4. Hari libur dalam 1 tahun sedikit sekali. Kerja keras!!! 

5. Rapih. Tata kota hebat, jalanan berlapis2. Petunjuk jalan dan lainnya jelas. Ada tulisan inggrisnya kok. Ada taman2 di tengah2 kota. Banyak lapangan olah raga di tengah2 kota. Sarana transportasinya gak usah diragukan deh. Bis tingkat banyak. 

6. Airportnya cool. 

7. Kebanyakan WC umumnya pesing, bahkan beberapa di disneyland juga. Ada yang memang dirancang tidak ada flushnya di urinoirnya (abis kencing cuma ditinggal aja). Pernah ketemu yang tolietnya (duduk) nempel2 t**, di flush gak ilang2 (udah nempel dah). Herannya semua kamar di WC itu seperti itu (itu di suatu mall lho)… 

8. Pejalan kaki. Kendaraan pribadi dikit. Jalanan walau sempit dan ber gang-gang (jalan tikus) gak ada macet2nya. 

9. Pelanggar marka jalan sedikit, bisa dibilang jarang. Walaupun supir kendaraan umum. Mungkin karena marka jalannya jelas kali ya..?

Mengejar Impian

August 22nd, 2008 by gubragh

Wah, gak kerasa udah lama banget ga nge-blog. Kalau dilihat dari posting yang terakhir udah 1 tahun 3 bulan. Banyak memang yang terjadi selama ini. Banyak pengalaman, emosi, situasi yang maunya di tulis tapi malas, terlupakan. Pernah ingin menulis tentang pengalaman ber-busway, tulis sudah panjang lebar, klik post malah error, klik back tulisan gak balik. Malas, geram, lupakan saja, toh siapa yang peduli. Selama ini berkecimpung di dunia kerja, benar2 aktivitas yang membosankan. Dengan kemampuan yang pas2an, selalu berusaha untuk lebih baik. Waktu, gua perlu waktu. Rasanya banyak sekali yang ingin dipelajari, susah sekali dilakukan, harus menemukan suatu cara. Sesuatu yang menembus waktu.

Lelah, emosi, hasrat, impian. Semua gua pelajari dari teman2, keluarga. Selama kuliah, dan yang terbanyak saat kerja. Gua harus lebih baik. Beberapa teman kuliah mengajarkan suatu yang tidak terlupakan. Ajaran mereka, pertolongan mereka seakan malaikat yang melakukannya. Gua harus mengejar impian gua. Ada suatu impian yang saat ini mendobrak tubuh gua untuk bergerak. Tidak peduli betapa ketinggalannya gua dari semua teman gua, baik lingkungan en terutama teman kuliah. Gua akan tetap mengejar impian gua. Setidaknya lagu lagu ini masih bisa menemani gua saat ini. Thanx god, gua masih bisa tersenyum. - ‘Hope and Memory’ by Howard Shore.

Waktu…

September 3rd, 2007 by gubragh

Uda lama gua gak buka friendster. Ga kerasa juga gua sekarang sudah bekerja di suatu perusahaan. Masih gua inget blog gua yang terakhir gua masih senang2 membuang buang waktu dimana saja dan kapan saja. Saat ini boro2 buang waktu, waktu terasa susah banget dicari.

Semenjak bekerja, hidup terasa monoton. Heeheee… Maklum, gua newbie. Baru ngerasain. Waktu berolah raga menjadi hampir ga ada. Gua jarang basket lagi. Yang paling berasa adalah waktu untuk tidur. Wakakaka….

Tapi saat gua mulai bekerja ini membuat gua merasa kalo gua ini ga ada apa2nya. Disini gua baru menjadi tukang modif2 program. En yang pasti disini gua paling amat sangat junior sekali. Gua masih sangat amat perlu sekali untuk mempelajari hal2 lain yang gua ga terima di kampus (gua baru ngerasa ternyata kampus gua ga ada apa2 nya, wakakakakaka…). Ya… Semoga aja yang di atas memberikan kesempatan untuk gua untuk berkembang.

Wendy’s Competition

May 12th, 2007 by gubragh

Hari ini, Sabtu 12 Mei 2007, gua ikut kompetisi makan burger yang diadakan Wendy’s. Aturannya sederhana, kita harus makan burger dan minum milo sebanyak-banyaknya dalam 5 menit. Lomba diadakan di La Piazza, di hall nya. Total hadiah Rp. 5jt.

Selama ini memang gua gak pernah ngukur seberapa cepet kalo gua makan burger. Tapi yang pasti, untuk makan banyak gua masih bisa. Kebetulan saat pendaftaran langsung dapat satu burger gratis. Oh, iya. Burger yang harus dimakan adalah beefburger, dan milonya gelas yang ukuran kecil. Untuk ngetes kemampuan, gua juga beli satu gelas milo saat pendaftaran tersebut. Saat di rumah, gua coba "itung" kecepatan gua makan 1 burger dan 1 gelas milo. Waktu yang diperlukan adalah 3 menit 45 detik. Waw, sungguh jelek…

Burger yang gua makan akan susah ditelan bila gua gak minum. Maka itu, ide gua saat pertandingan adalah gigit - kunyah dikit - minum milo - langsung telan bersama… - gigit - kunyah - minum - telan - dst…

Biaya pendaftaran sebesar Rp. 25000,-. Harga 1 beefburger = Rp. 5500,- dan milo ukuran kecil juga Rp 5500,-. Dengan diberinya 1 beefburger gratis saat pendaftaran maka setidaknya dibutuhkan 2 burger dan 2 milo lagi untuk tidak rugi. Jadi target gua 2 burger en 2 milo. Berharap strategi gua berhasil saat lomba nantinya…

Yak, akhirnya hari perlombaan tiba. Ternyata banyak juga orang yang ikut kompetisi ini, ada 190an orang. Dari anak2 , remaja, orang kerja, bapak2 dan ibu2. Cewek, cowok, kurus, gemuk, tinggi, kontet, berambut, botak, hitam, putih, semua ada… Kontestan diharuskan melakukan registrasi ulang sebelum akhirnya gua menunggu acara dimulai. Akhirnya mc pun memulai acara.

Acara dibagi menjadi 4 sesi, jadi tiap sesi ditanding kira2 50 orang. Kontestan dipilih secara acak tiap sesinya. Gua kebagian sesi 2. Namun sesuatu membuat gua panik. Ada peraturan "saat makan dilarang minum, saat minum dilarang makan". Pertama2 kontestan diharuskan menghabiskan 1 burger. Saat burger tersebut habis (di mulutpun tidak ada), kontestan baru boleh minum milo (sampai habis). Lalu makan burger lagi, dst… Tiap orang di depannya sudah disiapkan 5 burger dan 5 gelas milo. Gua udah pasrah aja dah….

Saat sesi 2 dimulai, gua langsung cepat2 gigit burger tsb. Kunyah2 namun (seperti yang udah gua bilang) gua kesulitan untuk menelannya. Mulut terasa kering. Damn!!! Seandainya gua boleh minum…Gua gigit en gigit lagi. Gua kunyah en paksa telan. Yang ada gua langsung cegukan. Cape de… Istirahat sejenak, ambil nafas, akhirnya gua bisa melalui 1 burger tersebut (waktu yang sangat buruk). Tengsin nya kiri dan kanan gua orang yang hebat (saat itu mereka sudah menghabiskan burger ke 2), sehingga kamera, handycam, en wartawan pun menyorot mereka. Gua membayangkan saat orang2 menonton tayangan kiri en kanan gua, mereka akan menertawakan orang yang ada ditengahnya (karena kontras sekali perbedaannya). Sial, gua berada ditempat yang salah!

Ok, waktu pun masih berlanjut. Gua cepat2 menghabiskan milo gua. Sip, mulut gua udah gak kering. Saatnya gigit burger ke 2. Kunyah lagi… Tiba2 Teeeeeeeett!!!!!!! Bel pun berbunyi. Damn!!! 1 1/4 burger en 1 gelas milo. Rekor yang amat standar (buruk). Kiri dan kanan gua menghabiskan 3 1/2 burger en 3 gelas milo. Yeah… Yang ada dipikiran gua waktu itu, gua rugi deh… Saat itu juga, juri melakukan penilaian ditempat. Setelah juri menilai, kontestan boleh menghabiskan makanan yang tadinya lom abis. Jadi gua ambil burger kedua gua yang masih sisa 3/4. Tanpa pikir panjang, gua ambil juga 1 gelas milo yang masih baru supaya gak rugi. Juri hanya tersenyum melihat gua. Yeah, setidaknya gua gak rugi…

Setelah itu gua meninggalkan tempat tanding, abisin burger en milonya en liat sesi2 selanjutnya. Acara juga diselingi oleh kuis pertanyaan2 seputar Wendy’s antar sesinya. Gua udah males jawab kuis2 gituan. Akhirnya, setelah empat sesi berlalu, juri akan mengumumkan pemenangnya. Diambil 1 pemenang tiap sesi. Pemenang sesi 1 menghabiskan 4 3/4 burger en 4 gelas milo (anak2, gemuk). Pemenang sesi 2 menghabiskan 4 burger en 4 gelas milo (anak2 juga, lebih tinggi). Pemenang sesi 3 menghabiskan 4 burger en 4 gelas milo (remaja, badannya bagus). Pemenang sesi 4 menghabiskan 4 3/4 burger en 4 gelas milo (orang udah kerja, gemuk-bogel).

Tiap pemenang mendapatkan hadiah voucher Wendy’s Rp 50.000,-, Nokia 1100, Uang tunai Rp 500.000,-. Sesudah itu acarapun selesai en gua pun masih merasa lapar. Damn! Memang gua bukan pemakan yang cepat…

Untung VS Sue’

February 27th, 2007 by gubragh

Hari ini benar2 sue sekali. Sebenarnya ngga totally sue sih, gua masi dapet secercah keberuntungan. Gua beruntung karena tes yang pertama untuk training yang diadakan ad-ins telah gua lewati dengan sukses. Lumayan lah, hati senang juga. Namun kesenangan selesai sampai perjalanan gua pulang.

Saat di tol, gua nyetir dengan santai (hati gua masih gembira). Kondisi saat itu gerimis dan jalanan totally wet. Seperti biasa, gua ambil lajur paling kanan. Alunan musik new-age masih terngiang2 ditelinga gua, betapa nikmatnya… Tiba2 mobil dihadapan gua yang berjarak kurang dari 100 meter rem mendadak. Dengan kaget, gua pun langsung rem mobil sampe mobil gua ngepot en ngesot (gua masih ingat bunyi teriakan roda yang bergesekkan dengan aspal yang basah…). Harapan gua pupus saat gua sadar kalo mobil dihadapan gua itu berhenti mendadak (kecepatan mendadak menjadi 0 km/jam) dari yang tadinya masih ada daya laju, en gua juga sadar bahwa mobil yang berada di depan mobil di depan gua lah yang memberhentikannya. Sesaat kemudian, ketika mobil gua masih ngepot karena jalan tol yang basah, momen2 itu, detik2 menuju sentuhan antara 2 mobil, suatu perasaan yang selama ini tidur bangkit kembali…

Handphone gua yang tadinya berada di pegangan pintu sudah berada di dashboard. Kap mesin sudah menutupi pandangan kedepan. Mesin gua dengan sendirinya melakukan perputaran secara tidak menentu tanpa gua injak pedal gas (rpm yang dihasilkan cukup tinggi). Yang gua lihat hanya asap yang muncul dari dalam kap mesin gua.

Yea… Great…. Gua masih beruntung. Untungnya, kaca mobil gua gak pecah en gua sempat ngecek keadaan gua sendiri beberapa detik. Setelah gua merasa kalo gua oke2 aja, langsung gua keluar en "mengajak bicara" kepada orang2 senasib tentang situasi yang terjadi.

Lima mobil saling "berhubungan badan", dengan mobil gua adalah mobil paling belakang. Gua sama sekali ga tau penyebab apa yang menjadi biang keladi dari situasi kawin massal mobil ini, sebab gua tidak melihat apa yang terjadi di depan mobil di depan gua sesaat sebelum kejadian, apa lagi di depannya lagi. Mendengar dari percakapan yang terjadi, mobil paling depan (Kijang Innova hitam) memang ugal - ugalan. Sehingga gua punya pikiran kalo dia lah penyebabnya. Namun gua ga ada bukti, sehingga gua ga berani langsung "nembak" dia.

Dari kelima mobil tersebut, keliatannya mobil gua yang kondisi mesinnya paling parah. Mobil gua ga boleh distater, konslet. Sehingga hanya mobil gua yang di derek. Cape de… Didepan gua, mobil yang dicium mobil gua, Nissan X-trail, masih bisa jalan. Kondisi mesinnya masih ok untuk jalan. Di depannya, Toyota Vios, yang ini lumayan parah juga, namun masih bisa jalan. Didepannya, mobil box (Panther atau kijang, gua gak perhatiin) yang ini keliatanya paling muluz. Paling depan, Kijang Innova hitam, yang sekarang ini memiliki pantat yang tepos.

Saat petugas patroli berusaha menderek mobil gua, mobil2 lainnya diminta ke pangkal keluaran yang terdekat dengan alasan disitu jalanan lebar, tidak membuat macet (saat itu keluaran yang terdekat dari tkp adalah keluaran ancol). Karena sibuknya petugas patroli mengurus mobil gua, mobil2 yang bisa jalan tersebut hilang satu persatu dengan harapan pada "berkumpul" di pangkal keluaran Ancol. Namun yang terjadi, saat mobil gua yang sudah diderek sampai ke keluaran tol Ancol, hanya ada mobil gua sendiri.

WHAT???!!!?? Dimana semuanya????

Ketika itu mobil polisi datang. Hanya gua yang diinterogasi di tempat. Damn! Mau nuntut juga orang yang di tuntut udah entah kemana… Cape de.

Ya sudah lah. Bokap bilang kalo mobil langsung dibawa ke bengkel kenalan bokap di Kelapa Gading. Bokap gua tunggu di bengkel tersebut. Mobil lalu diderek sampai ke Kelapa Gading dengan ongkos Rp. 300 rb (itupun udah nawar lho…).

Ini gambaran mobil gua saat udah sampe di Kelapa Gading.  270220074402702200744227022007443

Selama gua masih mendapatkan keselamatan, gua rasa gua masih mendapat untung…

Informasi

February 16th, 2007 by gubragh

Live Computindo, Plaza Pinangsia lt. 1 no 28. Toko yang membosankan…

Level 6 - Cleared! Enter Level 7 - Into New Voyage

February 15th, 2007 by gubragh

Akhirnya gua uda jadi alumni Untar… Yesss! Setelah 4,5 tahun yang awalnya menarik namun akhir2nya menjadi membosankan. Ari ini (15 Feb) sidang yudisium. Ternyata sidang yudisium itu kaya gitu toh. Tetap membosankan… Dipanggil 3 mahasiswa/i dengan skripsi terbaik untuk setiap jurusan. Untuk TI, posisi 3 ditempati ama cewe angkatan bawah, sering ngobrol si, cuman gua ga tau namanya… Posisi 2 ditempati oleh Ricky Utama, seangkatan ama gua, TI-C juga. Posisi 1 ditempati ama Lenny, cewenya Ivan, cewe tertinggi di FTI. Selamat deh.

Nilai skripsi lulusan periode ini banjir nilai A. Mungkin hampir seluruh mahasiswa/i nya pada terlihat bekerja keras kalo dihadapan pembimbingnya. Seperti gua. Haahaaaa…..

Pekerjaan gua sekarang lebih membosankan lagi, melamar pekerjaan. Yah, semoga aja dapet yang cocok (kalo bisa di tempat yang banyak cewe2 imutz, haahaahaaaa….). Kalo diliat dari hobby gua yaitu tidur, ada ga ya pekerjaan yang cocok..? Atau gua melamar sebagai pembunuh bayaran aja de… (Pembunuh nyamuk, lalat, kecoa. Haaahaahaaa…)

Untuk temen2 gua yang masi "bertahan" di Untar, SEMANGAT!!! Ayo, kalian pasti bisa!!! Dengan uda lulusnya gua, berarti udah ilang satu pengganggu belajar kalian, salah satu setan. Sehingga kalian bisa lebi serius lagi di kuliahnya. Untuk yang lg skripsi, karya tulis memang benar benar merepotkan, tapi klo lu berhasil pedekate ama semua dosen untar (setidaknya yang berhubungan ama sidang lu…) nasib lu bisa jau lebi baik. Oke deh. Tetap kontak2 yah…

Cape De…

February 10th, 2007 by gubragh

Banjir terjadi lagi. Apa benar hal ini adalah rutinitas 5 tahun sekali..? Banjir kali ini lebih parah dari 5 tahun lalu. Jadwal kumpul skripsi dan yudisium jadi mundur nih… Kemungkinan besar senin, 12 Feb 2007, kumpul skripsi (hardcover). Masih belom tau kapan tanggal yudisiumnya.

Selain itu, banjir kali ini memang bener2 terasa di wilayah rumah gua, Kelapa Gading. Air masuk di dalam rumah kira2 diatas dengkul gua. Air yang tercemar dan padamnya listrik membuat banyak warga kelapa gading mengungsi (termasuk keluarga gua). Sabtu, 3 Feb 2007, gua ngungsi ke ruma sodara di Sunter. Kamis, 8 Feb 2007, permukaan air di Kelpa Gading dah di bawah permukaan jalanan, dan listrik pun uda nyala. Gua sekeluarga pulang kembali ke ruma.

Sesuatu yang merepotkan baru dimulai. Beres - beres dan bersih - bersih. Situasi rumah seperti kawasan off-road, dimana tanah terlihat sangat tebal. Aroma ruma gua pun menjadi "harum". Kerja keras banting tulang sekeluarga masih dilakukan sampai sekarang (10 Feb 2007). Dua mobil gua tenggelam, masuk ampe jok, benar - benar merepotkan.

Jum’at, 9 Feb 2007 subuh, Kelapa Gading disiram hujan lagi. Permukaan air naik lagi sampai garasi dalam di rumah gua. Terpaksa barang - barang yang tadinya uda diturunin kembali dinaikin lagi. Cape de… Beruntung hari ini (10 Feb 2007) cuaca panas. Hari ini kedua mobil diservis, dicuci, en ditune-up. Salah satu mobil dibawa ke bengkel AC. Tidak bawa uang yang cukup, dengan celana pendek diatas dengkul - baju kaos berkerah renda2 - sobek bolong2, gua en bokap terpaksa ke mall gading ambil uang di ATM (mana gua lom mandi lagi…). Cape de…

Wah, kalo Kelapa Gading terus dibangun gedung2 seperti akhir2 ini, 5 tahun lagi banjirnya seperti apa yah?

Mujizat

September 29th, 2006 by gubragh

Perbaikan proposal udah gua buat en gua pun dah dapet paraf dari pak Sani. Tinggal pak Zuherman yang susah gua temui. Hari senin kemarin (25 Sept) gua tunggu ampe gua balik masi gak keliatan. Katanya setela gua balik beberapa puluh menit kemudian dia datang… Shit! Hari ini (Jum’at 29 Sept) gua ke kampus karena gua denger isu klo pak Zuherman bakal dateng ke kampus. Hasilnya pun nihil. Ya sudah lah… Senin yang akan datang gua mesti nunggu dia seharian. Btw, gua pikir perbaikan proposal gua udah cukup gua perbaiki sehingga gua bisa istirahat dari perihal berbau skripsi sejenak…

Karena suatu hal, gua menemukan kesibukkan yang baru. Gua jadi suka buat2 theme HP Symbian 60. Untuk tes nya, gua pinjem hp orang. Beberapa themes awal nan cupu berhasil gua buat.

En sampailah pada suatu hari. Gua pinjem HP orang yang sangat berharga (HP nya berharga, en orangnya pun juga). Gua instal suatu themes ke HP nya. Saat gua apply themes tersebut, terjadi hal yang membuat gua ampir kehilangan kesadaran. HP Nokia terbaru, N73, itu tiba-tiba hang! Tombol2 pun gak ngaruh kalo dipencet. Bahkan untuk mematikan HP pun harus copot batere. Jika hp itu dinyalakan, progress hanya berlangsung sampai logo Nokia, kadang2 lebi jau dikit: keluar pop-up windows “Phone start-up failed… en tetek bengek yang mengatakan gua harus menghubungi retailernya.”

Yang perlu diketahui:

1. Hard reset yang semestinya bekerja pada N73, yaitu: *#7370#, tidak bisa digunakan karena tombol tidak berpengaruh ketika dipencet.

2. HP tersebut belum lama dimiliki oleh orang tersebut, sehingga gua gak berani mengatakan kalo HP nya rusak karena gua. Namun dalam waktu dekat, gua yakin dia pasti meminta HP nya kembali… Shit!

3. HP itu dibeli di Singapur. Versi resmi disana. Sehingga disini dianggap barang bm (black market) karena Nokia tidak ada garansi internasional.

4. Karena HP tersebut tidak memiliki garansi Nokia Indonesia (barang bm), gua harus mengeluarkan biaya untuk membetulkannya bila gua bawa ke Nokia Center di Indonesia ini. En setela gua tanya, untuk menginstal firmware Nokia N73, dikenakan biaya Rp. 412.500,- Shit!

5. Customer Service di Nokia Center itu sendiri mengatakan bahwa HP yang dibeli di Singapur ini belum tentu berhasil kembali menjadi keadaan awal setelah dipasang firmware versi Indonesia. Kemungkinannya 50:50. Bila compatible, HP tersebut bisa hidup dalam settingan kondisi awal. Bila firmware Indonesia tidak kompatible dengan barang Singapur, maka HP tersebut akan mati total. Soalnya kadang - kadang HP dari luar dipasang password dimana Nokia Indonesia tidak memiliki hak untuk mengetahuinya, jadi yang mengetahuinya hanya Nokia dari negara yang bersangkutan, tambah Customer Service tersebut…

Shit! Masa gua harus ke Nokia Center Singapur? Rp.412.500,- aja uda bikin gua bangkrut.

Setelah mendengar hal itu dari Customer Service Nokia MKG, gua gak langsung ambil keputusan. Gua bilang ke Customer Service nya klo gua mo konsultasi dulu ama temen. Gua keluar dari Nokia Center MKG3 menuju foodcourtnya di lantai paling atas dengan berjalan lemas dan berpikir keras. Saat gua duduk sembari menyantap makan siang, gua coba nyala-matikan HP itu (dengan copot batere tentunya). Suatu saat, progres dapat berjalan sampai dengan layar utama dan tombol pun berfungsi. Langsung gua lakukan hard reset untuk memastikan HP itu ke kondisi semula lagi. Wow, that’s what I call a Miracle…

HP itu sekarang uda hidup kembali dengan damai dan tenteram. En gua jg uda menemukan penyebab kesalahan gua dalam pembuatan theme. Suatu pelajaran yang berharga memang… Fiuh…

Karya Tulis

September 4th, 2006 by gubragh

Hari ini (Senin 4 Sept 06) merupakan hari pengumpulan proposal. Hari dimana gua dibuat panik oleh Pak Zuherman, selaku pembimbing II gua. Gua datang dari pagi karena jadwalnya dia ngajar jam 8.00, namun sampai hampir jam 11 dia belum juga nongol. Mana waktu kumpul proposal hanya sampai jam 12 siang…

Kenapa gua begitu panik? Tanda tangan, salah satu fitur proposal yang harus ada. Kepanikan dimulai ketika dia tidak bisa di telp, di sms, dan bapak2 di lantai 9 pun tidak tahu kabar Pak Zuherman pagi itu… Plus lagi, gua adalah satu satunya orang yang tidak mempunyai back-up tanda tangan pak Zuherman.

Ya sudah lah. Toh untungnya sang penyelamat jiwa pun datang juga…

Proposal, salah satu karya tulis yang nanti pasti bakal dicari cari kesalahannya untuk diperbaiki. Sial! Kalau di suruh memilih, gua lebih baik langsung praktek mengerjakan program skripsi dari pada membuat suatu karya tulis, meskipun itu merupakan karya tulis yang sederhana. Gua serasa mual mengikuti aturan aturan sebuah karya tulis.

Format… Perset** dengan itu semua… Gua pikir itu hanya membuang - buang waktu saja. Toh intinya adalah program yang kita buat. Maka itu, gua merupakan orang yang sangat sangat menentang sebuah skripsi yang programnya dibuatin oleh orang lain. Apa yang mereka dapat? Kesuksesan dalam pembuatan karya tulis? Selamat…

Gua sering berpikir suatu khayalan, dimana gua menginginkan kelulusan tanpa karya tulis. Hanya program akhir dan presentasi atas program tersebut. Itu merupakan hal yang gua inginkan, yang gua yakin banyak anak akan menentangnya…

Bila karya tulis memang diharuskan untuk dibuat, gua lebih suka menjelaskannya secara lisan. Gua lebih suka langsung saja ke sidang, dimana gua bisa menjelaskan semua yang gua tulis. Toh, yang gua tulis itupun harus gua omongkan lagi di muka sidang. Buat apa gua tulis capek capek namun harus gua jelaskan lagi di ruang sidang…? Tanpa fitur "format" dan pembetulan!

Namun kenyataan berkata lain. Gua harus tetap membuat suatu yang gua pikir itu hanya buang buang waktu…